PART III THORIEQOH IBROHIM ALAIHISSALAM

TAFAKKUR YAUMI


Seri 03.
NABI IBRAHIM AS DAN KELUARGANYA ADALAH ORANG- ORANG YANG PALING BAHAGIA,

Thoriqoh mereka

Yang saya maksud dengan Thoriqoh disini adalah jalan Ruhani yang ditempuh menuju sasaran yang hendak dicapai.

Tentu ruhani yang   dikerjakan oleh jasad

Menurut saya,
 Diantara Thoriqoh  yang menyebabkan Nabi lbarahim AS dan keluarganya mendapat hasil yang spektakuler itu adalah sikap mereka yang  konsisten dan kontinyu  dalam ber chaniifan Musliman dalam bingkai Tauhidullooh

Diantaranya adalah :

1.  Kritis dalam masalah ketuhanan dan berani mengeluarkan pendapatnya di depan umum.sejak kecil / remaja.

 Diantara kekritisan dan keberaniannya itu adalah :

 a. Lahir di dalam goa, (perkembangan secara fisik sebulan sama seperti pertumbuhan setahun pada umumnya anak) dan selalu dalam bimbingan tauhid ibunya

Ketika keluar dari goa sekira sudah sepantaran dg anak2 / remaja dan bergaul dengan masyarakat, dia memperhatikan sekeliling nya. Dia melihat bulan, bintang dan matahari. Dalam benak kekanakan / keremajaannya, disangka bahwa itu adalah tuhan, sebagaimana diajarkan oleh ibunya.

Tetapi ...
ketika panet planet itu hilang dari pandangan matanya, dia tahu bahwa itu bukan shifat  Tuhan yang diceritakan sang ibu.
Dan dengan kecerdasannya, dia menyerah dalam berfikir lalu berikrar :

اني وجهت وجهي للذي فطر السموات والارض حنيفا وما انا من المشركين.
"Sesungguhnya aku (ibrahim)
 hadapkan wajahku kepada Dzat yang menciptakan tujuh langit dan bumi dengan Chaniefan ( cenderung kepada alchaqq) . Dan aku tidak termasuk orang-orang yang musyrik.
(QS. Al- An'am : 79)

b. Berani berdiskusi secara kritis dengan generasi sebelumnya ; ayahnya (azar) mengenai patung patung yang mereka anggap sebagai tuhan.:

اتتخذ اصناما الهة...  ؟

" Kenapa ayah menjadikan patung patung itu sebagai tuhan ( sembahan ) ??"

c. Membantah hujjah kaumnya dengan diplomasi yang mematikan ketika Nabi lbarahim AS menjelaskan bahwa berhala berhala sembahan mereka itu bukan tuhan yang berhak di sembah.

Nabi Ibrahim AS  semacam diteror oleh kaumnya agar takut  akan mendapat kutukan dari berhala berhala mereka karena ujaran kebenciannya itu.
Alqur'an mengkisahkan jawabannya :

وكيف اخاف ما اشركتم به ولا تخافون انكم اشركتم بالله..

"Bagaimana aku (Ibrahim) harus  takut kepada berhala yang kalian sembah itu, sedangkan kalian pun tidak takut menyekutukan Allooh (dengan berhala itu) ..."
(QS. Al An'am : 81)

Walloohu a'lam.

Sabtu, 
4 Dzulchijjah 1438 H.

#Ayo Cintai Dien Nabi Muchammad dan Millah Nabi Ibrahim.

In syaa Allooh

bersambung  ---->

Komentar

Postingan populer dari blog ini