TAFAKKUR YAUMI

AMAL SHOLEH
Ada yang harus terang terangan.

Seri 03 (di [ habis ] kan)


Amal Sholih adalah pekerjaan orang  islam yang sesuai dengan ketentuan Allooh Ta'aalaa. Baik yang berwujud mengerjakan perintah atau meninggalkan laranganNya,  yang diniyatkan dalam rangka Taat kepadaNya.

Satu hal yang tidak bisa dibantah adalah,  bahwa amal yang paling benar dan sholih adalah amal perbuatan yang dilakukan oleh Rosulullah SAW.

Amalan Sang Uswah  chasanah bagi orang-orang yang beriman kepada Allooh dan hari akhir ini,  semua diceritakan oleh orang-orang terpercaya (para shahabat RA)  yang melihat dan mendengarnya. Kemudian secara mutawatir berita itu sampai kepada kita melalui seleksi berita yang akurat yang dilakukan oleh para muchadditsiin.

Ada amalan Rosulullah SAW  yang dilakukan secara terbuka dan bisa dilihat oleh buannyyyak orang.;  Laki laki, perempuan, besar, kecil,  yang mukmin juga yang kafir.
 Bahkan Rosululloh mencela, bahkan mengancam dengan keras berupa tindakan fisik dan adzab Allooh nanti diakhirat bagi yang tidak mau melaksanakannya.  Seperti sholat fardlu berjamaah bagi laki laki, menunaikan zakat, puasa  Romadlon sebulan,  hajji,  berperang fii Sabilillah melawan kuffar,  berhijrah dan masih banyak lagi.

Juga amalan amalan yang tidak wajib (yang dilaksanakan secara terbuka, bersama sama, bahkan dengan anjuran dan janji pahala serta terampuninya dosa dalam waktu setahun, bahkan 2 tahun)  seperti Sholat atas mayat muslim, sholat ied,  sholat istisqo", sholat gerhana,  puasa Arofah,  puasa 6 hari Bulan syawwal,  puasa 10 Muharram (hari Asyuro)  dan lain lain.

Bahkan dalam kasus puasa 10 Muharram,  yang sudah dijalani bertahun-tahun;  ketika berada di Madinah,  para shahabat mendapati ternyata hari Asyuro ini dianggap dan diperingati sebagai hari besar juga oleh Yahudi dan Nashrani,  mereka semacam curhat kepada Rosul mengenai hal itu.
Dan ternyata Rosul merestui kegelisahan para shahabatnya yang tidak ingin sama dan menyamai orang lain itu. Dan beliau menegaskan kepada generasi yang Ridlo kepada Allooh serta diridloi oleh Allooh itu Law 'isytu 'aamal muqbil shumnaa yawmattaasi' in syaaa Allooh

(Jika aku hidup sampai (10 Muharrom ) tahun depan,  kita akan berpuasa juga pada tanggal 9(muharram) nya).
Namun belum sampai Muharram yang dinanti,  beliau diwafatkan oleh Allooh Robbul 'aalamiin.

Disamping amalan2 tathowwu' yang beliau lakukan secara pribadi dan rahasia yang hanya bisa dilihat dan diketahui oleh orang-orang tertentu yang terdekat dengan beliau,  seperti para istri,  anak dan  pembantunya,  dalam bentuk romantika dan romantisme rumah tangga beliau,  sholat tahajjud beliau di rumah,  tata cara tidur,  masuk keluar wc dan lainnya.

Amalan2 tersebut,  bukan hanya dilaksanakan,  tapi Rosuulullooh memberikan iming iming pahala akhirat yang besar juga dzikir dzikir atau do'a dalam beberapa halnya.

Bahkan ..
Agar manusia merasa tenang dalam beramal setelah memaksimalkan amalnya,  tapi masih merasa belum maksimal,  Rosuulullooh ambil alih,  bahwa hanya beliau yang paling sempurna. Seperti klaimnya Ana afshohukum fiddloodi
( [Dalam membaca alquran"an] Aku adalah orang yang paling fashih dalam membaca huruf dlod). Juga klaim lain seperti bahwa beliau adalah orang yang paling bertaqwa, paling baik kepada keluarganya dan lain lain.

Penjelasan Rosuulullooh atas kalaimnya itu adalah Walaa fakhoro (ini bukan membanggakan diri).
 Tapi hal itu untuk menentramkan hati kita ummatnya agar beramal mengikuti sunnahnya dengan maksimal,  setelah itu bertwakkal kepada Allooh atas segala hasil amal kita.

Ittaqullooha mastatho'tum

Selasa,
28 Dzulchijjah 1438 H.

# amal itu akan diterima oleh Allooh, baik yang dilakukan dengan sukarela atau terpaksa (thow'an aw karhan)

Komentar

Postingan populer dari blog ini